Terjadinya Bumi dan Tata Surya

Posted: 6 Mei 2009 in Geografi
  • Pada awalnya bumi merupakan gumpalan gas dari matahari dalam keadaan berputar. Karena satu hal maka sebagian gumpalan itu lepas tetapi terus mengelilingi matahari dan mengalami proses pendinginan sehingga menjadi padat. Padatan itulah yang menjadi 8 planet termasuk bumi. Dari padatan itu juaga terlepas sebagian yang kemudian mejadi bulan dan satelit
  • Lapisan kerak bumi yang paling luarĀ  memiliki ketebalan + 1200 km
  • Hipotesis terjadinya bumi dan tata surya

1. Hipotesis kabut

Atau Hipotesis solar nebula. Menurut Imanuel Kant (1724-1804) di jagat raya terdapat gumpalan kabut yang berputar perlahan-lahan. Bagian tengahnya lama-kelamaan menjadi humpalan gas yang kemudian menjadi matahari dan bagian yang sekitarnya menjadi planet

2. Hipotesis Planetesimal (Planet kecil)

Thomas C Chamberlin (1843-1928) ahli geologi Amerika dalam penelitiannya The origin of the earth 1916 menurut teori ini Matahari telah ada sebagai suatu bintang-bintang yang banyak .pada suatu masa, berpapasan dengan satu bintang sehingga terjadilah peristiwa pasang naik pada permukaan matahari maupun bintang , pada waktu menjauh sebagian massa dari matahari jatuh kembali ke permuakaan matahari dan sebagian lagi terhambur yang dinamakan planet kecil

3. Hipotesis Pasang Surut

Tahun 1917 sarjana Inggris James Jeans dan Herald Jeffries berhipotesis dengan nama Hipotesis Tidal James-Jeffries yang mengemukakan bahwa pada suatu waktu terdapat bintang yang melintasi matahari yang mengakibatkan pasang pada matahari yang berbentuk cerutu yang sangat besar dan kemudian mengelilingi matahari dan pecah menjadi butir-butir tetesan kecil yang kemudian menjadi planet

4. Hipotesis Peledakan Bintang

Fred Hoyle dari Inggris 1956.kemungkinan matahari memiliki kawan sebuah bintang (matahari juga bintang) dan pada mulanya berevolusi satu sama lain. Ada diantaranya yang memamdat dan mungkin terjerat ke dalam orbit matahari. Banyak bintang yang meledak akan bebas di ruang angkasa .Teori ini banyak di dukung ahli astronomi.

5. Hipotesis Kuiper

Astronom Gerard P. Kuiper mengemukakan bahwa semesta terdiri dari formasi bintang-bintang.Dau pusat yang memadat dan berkembang dalam suatu awan antar bintang dari gas hydrogen. Pusat yang satu lebih besar menjadi matahari

Peristiwa berikutnya kabut menyelimuti pusat yang lebih kecil karena gaya tarik menarik ,kemudian pecah menjadi protoplanetĀ  yang kemudian menjadi planet

Bumi selalu melakukan rotasi yang mengakibatkan

  1. Pergantian siang dan malam
  2. Bumi tepat pada kedua kutubnya
  3. Mengalami penyimpangan berat pada ekuator
  4. terjadi perubahan angin
About these ads
Komentar
  1. Feri mengatakan:

    Ada artikel atau beritanya gak tentang hipotesis Kuiper dalam Bhs Indonesia,thx

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s