Jagat Raya

Posted: 6 Mei 2009 in Geografi

Jagat raya adalah  Alam semesta yang sangat luas yang mencakup berjuta-juta benda angkasa, dan beribu-ribu kabut gas misalnya  Andromeda

Matahari adalah contoh bintang, suhu 60000C dititik tengah 20.000.0000C, berotasi 25 hari, jarak dari bumi 149.500.000 km, garis tengah + 1.390.000 km

Teori tentang terjadinya jagat raya

1. Teori jagat raya  (JR) mengembang

Menurut Hubble bahwa galaksi bergerak saling menjauhi yang berarti bahwa jagat raya mengembang.

2. Teori ledakan BEsar

JR pada awalnya tungggal karena memiliki suhu yang panas maka terjadilah ledakan besar sehingga menjadi serpihan-serpihan. Teori ini didukung oleh Stephen Hawking ahli fisika teoritis

3. Teori keadaan tetap

Dipelopori Fred hoyle yang berpendapat bahwa materi baru diciptakan setiap saat untuk mengisi ruang kosong yang timbul dari pengembangan JR.Sehingga JR tetap dan akan selalu tampak sama.Tapi teori ini menurut Hoyle harus ditinggalkan

Anggapan mengenai jagat raya (JR)

1. Anggapan Antroposentris (anthropos=manusia; centrum=pusat)

Anggapan yang menyatakan bahwa manusia sebagai pusat segalanya.

2. Anggapan Geosentris (geo=bumi;centrum=pusat)

Menyatakan bahwa bumi adalah pusat semesta alam. Dimulai pada abad ke-6 SM.Di dukung oleh Socrates, Plato, Aristoteles, Tales Anaximander dan Pythagoras.

3. Anggapan Heliosentris (helios=matahari;centrum=pusat)

Bahwa pusat jagat raya adalah matahari. Di dukung oleh Nicolaus Copernicus(1473-1543), Galileo, Isaac Newton, Bruno, Johanes Kepler.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s